KIATNEWS: KONAWE- Momentum peresmian gerbang batas Konawe– Kolaka Timur dimanfaatkan Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, S.Pd., M.M., untuk menegaskan komitmen legislatif dalam mendukung pembangunan infrastruktur strategis daerah.
Pihaknya menyatakan DPRD siap mengawal dan mengusulkan pembangunan gerbang batas di sejumlah titik perbatasan Konawe agar menjadi simbol kebanggaan sekaligus identitas wilayah.

Pernyataan tersebut disampaikan I Made Asmaya saat menghadiri peresmian gerbang batas yang berlangsung di Desa Tumbudadio, Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur, Kamis, 13 Maret 2025.
“Keberadaan gerbang batas bukan sekadar penanda administratif, tetapi juga representasi karakter dan kemajuan daerah,” jelasnya.
“Program pembangunan gerbang batas ini akan kami dorong bersama pemerintah daerah. DPRD siap mendukung penuh agar bisa segera direalisasikan,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, rencana pembangunan gerbang batas akan difokuskan pada sejumlah titik strategis, termasuk perbatasan Konawe Selatan dan Konawe Utara. Desainnya diharapkan mencerminkan ciri khas budaya dan kearifan lokal Konawe sehingga memiliki nilai estetika sekaligus daya tarik tersendiri.
Lebih jauh, politisi PDI Perjuangan itu menilai gerbang batas dapat memberikan dampak positif, baik dari sisi pariwisata maupun investasi. Kejelasan batas wilayah secara visual juga dinilai penting untuk mempertegas identitas antar daerah.
I Made Asmaya turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program tersebut sebagai bagian dari upaya membangun Konawe yang lebih tertata dan berdaya saing.

Peresmian gerbang batas Konawe–Kolaka Timur sendiri dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, serta dihadiri Bupati Konawe H. Yusran Akbar, S.T., jajaran DPRD, Sekretaris Daerah, dan pimpinan OPD. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam memperkuat infrastruktur penanda wilayah sekaligus memperindah wajah daerah.
Dengan adanya peresmian tersebut, DPRD Konawe berharap pembangunan gerbang batas di wilayahnya dapat segera menyusul dan menjadi ikon baru yang membanggakan masyarakat.






