Melalui Musrenbang, DPRD Konawe Perjuangkan Pemerataan Pembangunan di Routa

Anggota DPRD Kabupaten Konawe, Kristian Tandabioh dan Fakhruddin hadiri Musrenbang di Kecamatan Routa. Foto: ist.

KIATNEWS : KONAWE – Menyikapi ketimpangan pembangunan di Kecamatan Routa, DPRD Kabupaten Konawe mendorong berbagai usulan pembangunan di wilayah tersebut, menjadi skala prioritas dalam perencanaan pembangunan daerah Tahun Anggaran 2027.

‎Hal tersebut diungkapkan anggota DPRD Kabupaten Konawe, Kristian Tandabioh, saat menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), di Balai Desa Parudongka, Senin, 2 Februari 2026.

‎Musrenbang tersebut dipimpin Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Konawe, Dr. Adrianto, serta dihadiri dua anggota DPRD Konawe dari Daerah Pemilihan Konawe V, yakni Fakhruddin, dari Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan Kristian Tandabioh dari Fraksi Partai Bulan Bintang (PBB).

‎Turut hadir pula sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah (OPD), para kepala desa, serta lurah se-Kecamatan Routa yang secara aktif menyampaikan kebutuhan dan persoalan pembangunan di wilayah masing-masing.

Suasana Musrenbang tingkat kecamatan di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe. Foto: ist.

‎Melalui Musrenbang tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai usulan pembangunan di wilayah itu, dengan harapan dapat direalisasikan pihak Pemerintah Kabupaten Konawe.

‎Untuk itu, pihak DPRD Kabupaten Konawe diharapkan dapat mengawal berbagai usulan masyarakat.

‎Kristian Tandabioh mendesak Pemerintah Kabupaten Konawe agar menjadikan usulan pembangunan dari Kecamatan Routa sebagai prioritas utama

‎Kristian Tandabioh menegaskan, bahwa DPRD memiliki harapan besar agar seluruh aspirasi masyarakat yang telah dirumuskan melalui Musrenbang, tidak berhenti sebagai dokumen perencanaan semata, melainkan benar-benar masuk dalam daftar prioritas pembangunan daerah.

Bacaan Lainnya
Masyarakat Kecamatan Routa antusias menyampaikan usulan program pembangunan pada Musrenbang tingkat kecamatan. Foto: ist.

‎“Harapan DPRD, usulan masyarakat Kecamatan Routa dapat diprioritaskan untuk diakomodasi pada tahun anggaran 2027, karena hingga saat ini masyarakat masih merasakan minimnya pembangunan di wilayah ini,” ujar Kristian Tandabioh.

‎Ia mengungkapkan, sejumlah kebutuhan mendesak yang disampaikan masyarakat meliputi pembangunan infrastruktur dasar serta program strategis di sektor pertanian.

‎Di antaranya adalah penyediaan perpipaan air bersih, pengaspalan jalan, pembangunan jembatan, serta program percetakan sawah guna mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

‎“Usulan masyarakat meliputi perpipaan air bersih, pengaspalan jalan, jembatan, dan percetakan sawah,” ungkapnya.

Pelaksanaan Musrenbang di Kecamatan Routa yang dihadiri anggota DPRD Kabupaten Konawe, Fakhruddin dan Kristian Tandabioh. Foto: ist.

‎Selain mengandalkan dukungan anggaran pemerintah daerah, Kristian juga menyoroti keberadaan aktivitas pertambangan di Kecamatan Routa. Ia menegaskan bahwa perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah.

‎“Perusahaan yang beroperasi di Routa harus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan menunaikan kewajibannya, terutama melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR, agar masyarakat di wilayah lingkar tambang juga dapat merasakan manfaat pembangunan,” tegasnya.

‎Lebih lanjut, Kristian mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah sebagai prasyarat utama keberhasilan pembangunan.

‎Menurutnya, stabilitas sosial dan komunikasi yang baik antara masyarakat, pemerintah, dan pihak perusahaan menjadi kunci agar program pembangunan dapat berjalan tanpa hambatan.

‎“Oleh karena itu, kami menekankan agar perusahaan dan masyarakat terus membangun komunikasi dan bekerja sama secara baik, sehingga pembangunan di Kecamatan Routa dapat berjalan lancar dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Adv)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *