KIATNEWS : MUBAR – Pemerintah Kecamatan Wadaga, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengambil langkah konkret dalam menjawab tantangan moral dan sosial di era digital. Melalui program inovatif bertajuk “Gerakan Sayang Anak”, kecamatan ini berkomitmen penuh mewujudkan visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati Muna Barat dalam menyiapkan generasi emas yang berkualitas.
Camat Wadaga, Zailin, mengungkapkan bahwa program ini lahir dari keresahan akan pesatnya perkembangan teknologi dan maraknya pergaulan bebas yang berpotensi menggerus kontrol diri anak-anak. Menurutnya, keluarga sebagai institusi pendidikan informal terkecil harus kembali mengambil peran sentral dalam pembentukan karakter anak.
“Konsolidasi terkait gerakan ini sudah rampung. Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kapolsek Lawa beserta jajarannya yang memberikan apresiasi penuh. Kami ingin membangkitkan kembali semangat kolaborasi antara pemerintah kecamatan, pihak kepolisian, sekolah, pemerintah desa, tokoh masyarakat, hingga tokoh adat demi masa depan anak-anak kita,” ujar Zailin saat ditemui, Rabu 8 April 2026.
Sebagai bentuk implementasi nyata, “Gerakan Sayang Anak” akan mengedepankan patroli bersama pada jam-jam rawan, khususnya saat jam sekolah berlangsung. Zailin menegaskan bahwa tanggung jawab pendidikan tidak boleh hanya dibebankan kepada guru di sekolah.
“Kontrol sekolah tentu terbatas. Ketika siswa bolos di luar jam belajar, masyarakat, tokoh adat, dan pihak kepolisian harus hadir untuk memastikan mereka tetap berada di jalur yang benar,” tegasnya.
Patroli rutin dinilai krusial untuk meminimalisir risiko kekerasan fisik, aksi bullying, serta ancaman serius dari peredaran obat-obatan terlarang. Zailin menyadari bahwa anak-anak dengan kematangan psikologis yang belum stabil sering kali menjadi sasaran empuk para pelaku kejahatan.
Menjamin masa depan melalui sinergi lintas sektoral ini, Pemerintah Kecamatan Wadaga optimistis dapat menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang.
“Harapan besar kami, gerakan ini bukan sekadar seremonial, melainkan kerja sama berkelanjutan yang mampu menjamin masa depan generasi penerus di Kecamatan Wadaga agar terhindar dari pengaruh negatif lingkungan,” tandasnya.






