Demi Menghadirkan Terang di Pulau Terluar, Kepala BPN Mubar, Pejabat Pengawas, dan Team Pengukur Terobos Perjalanan Ekstrem

KIATNEWS : MUBAR – Sebuah Pengabdian dan Kolaborasi serta demi menghadirkan terang di pulau terluar, BPN bersama Tim Pemda Muna Barat menempuh perjalanan ekstrem menyisiri pulau-pulau kecil menggunakan perahu nelayan selama satu jam dari Pelabuhan Tondasi menuju Pulau Santigi, Selasa (13/10/2026).

Kepala Kantor BPN Muna Barat bersama para Pejabat Pengawas dan Tim Petugas Ukur BPN Muna Barat memastikan titik lokasi rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal Desa Santigi clear and clean secara hukum.

Aksi ini merupakan tindak lanjut Surat Sekda Muna Barat Nomor: 500-10/17/22.01/2026 tentang Penentuan Titik Lokasi PLTS Komunal.

Bacaan Lainnya

Turut hadir dalam pengukuran tersebut, Kabag Perekonomian dan SDA Setda Muna Barat Nurtin, Kabid Dinas Perkimtan Muna Barat Anwarono, Staf Bagian Hukum Setda Muna Barat, Staf Badan Keuangan dan Aset Daerah Muna Barat Perwakilan PLN, dan Kepala Desa Santigi Herlis.

Di atas tanah yang akan menjadi sumber terang bagi warga kepulauan santigi, Romandhona Setyawan, S.H., M.H., C.Med., C.Par., C.BJ., C.EJ, menegaskan komitmen, BPN Muna Barat siap mendukung dan berkolaborasi dalam kepastian hukum atas tanah.

“Kepastian hukum melalui sertipikasi tanah dilakukan untuk mengamankan aset negara/BUMN, mencegah sengketa lahan, serta memastikan keberlanjutan layanan listrik bagi masyarakat,” tegasnya.

Pembangunan PLTS ini menjadi harapan besar bagi 120 Kepala Keluarga atau 450 jiwa di Pulau Santigi yang mayoritas menggantungkan hidup sebagai nelayan. Selama ini keterbatasan listrik menjadi hambatan, mulai dari penerangan hingga penyimpanan hasil laut.

Dengan sinergi Pemda Muna Barat, BPN, PLN dan Pemerintah Desa, Pulau Santigi sebentar lagi akan terang. Bukan hanya listrik yang hadir, tapi juga harapan baru bagi kesejahteraan nelayan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *