KIATNEWS : KENDARI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kongres Advokat Indonesia (KAI) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama di bulan suci Ramadhan. Organisasi profesi advokat ini menggelar aksi sosial dengan membagikan ratusan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kota Kendari, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang rutin dilaksanakan oleh DPD KAI Sultra sebagai bentuk pengabdian dan solidaritas sosial. Ketua DPD KAI Sultra, Andre Darmawan, menjelaskan bahwa momen Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat berbagi.
“Kegiatan ini rutin kami lakukan setiap Ramadhan sebagai wujud kepedulian KAI kepada masyarakat. Kami ingin memastikan kehadiran advokat tidak hanya di ruang sidang, tetapi juga dirasakan manfaatnya secara langsung oleh saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Andre di sela-sela kegiatan.
Andre merinci, ratusan paket sembako tersebut didistribusikan langsung kepada warga kurang mampu yang tersebar di beberapa titik di Kota Kendari. Ia berharap, bantuan yang diberikan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Lebih lanjut, Andre menegaskan bahwa profesi advokat memiliki tanggung jawab moral dan sosial terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, membantu sesama adalah bagian integral dari peran advokat di tengah masyarakat, di luar tugas profesional mereka dalam penegakan hukum.
“Selain menjalankan profesi hukum, advokat juga memiliki tanggung jawab sosial. Kami ingin organisasi ini terus hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas,” tambahnya.
Aksi sosial ini mendapat sambutan hangat dari warga penerima manfaat. Melalui kegiatan ini, DPD KAI Sultra berharap dapat mempererat hubungan harmonis antara organisasi advokat dan elemen masyarakat.
Sebagai komitmen jangka panjang, pihak DPD KAI Sultra memastikan bahwa program-program kemanusiaan serupa akan terus menjadi agenda prioritas organisasi di masa depan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat Sulawesi Tenggara.






