KIATNEWS : MUNA BARAT – Sinergi dan kolaborasi apik antara Ormas Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Muna Barat bersama Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Muna Barat tidak berhenti di meja silaturahmi. Langkah nyata keduanya kini membuahkan dampak positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat, Sabtu (18/10/2026) malam.
Berawal dari diskusi lesehan yang penuh keakraban, tercetus setidaknya empat program sosial dan kemasyarakatan yang telah dan akan terus dijalankan bersama:
- Bakti Sosial untuk Warga Kurang Mampu, dimana BPN dan PSHT turun langsung menyalurkan bantuan sembako serta kebutuhan pokok bagi warga yang membutuhkan di sejumlah desa di Muna Barat.
- Pembinaan Petani Gula Aren Lokal. Memberikan pendampingan dari proses pengolahan, pemasaran, hingga bantuan alat produksi agar produk gula aren lokal Muna Barat mampu naik kelas.
- Gerakan Belanja di Pasar Tradisional. Mengajak jajaran anggota dan masyarakat luas untuk menghidupkan ekonomi kerakyatan dengan rutin berbelanja di pasar-pasar tradisional.
- Pembangunan Sumur Bor di 4 Titik Tempat Ibadah. Menjawab krisis air bersih, BPN dan PSHT memfasilitasi pembangunan sumur bor di empat rumah ibadah (masjid/musala) untuk kebutuhan jamaah dan warga sekitar.
Tak hanya itu, sebagai bentuk komitmen berkelanjutan, PSHT Muna Barat menyatakan kesiapannya untuk mendukung dan menyukseskan percepatan sertifikasi tanah wakaf serta rumah ibadah melalui Program Barakkah Tawaf yang dicanangkan BPN Muna Barat, beserta program pertanahan strategis lainnya.
”Ini adalah wujud nyata dari semangat persaudaraan. PSHT tidak hanya mengajarkan pencak silat dan budi pekerti luhur, tetapi juga harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Bersama BPN Muna Barat, kami ingin hadir memberikan solusi. Kami siap mendukung dan menyukseskan percepatan sertifikasi rumah ibadah dan tanah wakaf lewat Program Barakkah Tawaf,” tegas Ketua PSHT Muna Barat, Miskan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor BPN Muna Barat, Romandhona Setyawan, mengapresiasi peran aktif PSHT sebagai mitra strategis pemerintah yang memiliki jaringan kuat hingga ke pelosok desa, khususnya dalam membantu pengamanan aset umat.
Kegiatan yang diawali dengan doa bersama sebagai rasa syukur serta diskusi lesehan sederhana di atas terpal biru ini menjadi simbol bahwa kolaborasi antara ormas dan instansi pemerintah dapat dikemas secara merakyat, namun menghasilkan dampak luar biasa bagi masyarakat.






