KIATNEWS : MUNA – Pemerintah Kabupaten Muna sukses menyelenggarakan kegiatan jalan sehat dalam rangka memperingati “Gerakan Muna Makan Jagung” yang dipusatkan di sepanjang jalur Jalan Bypass SOR La Ode Pandu, Kabupaten Muna. Acara yang mengusung tema “Bersama Membangun Muna Melalui Pangan Lokal: Makan Jagung, Sehat, Kuat, dan Bermartabat” ini diikuti oleh puluhan ribu masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Muna, Drs. H. Bachrun, didampingi Wakil Bupati Muna, Laode Asrafil. Hadir pula jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemerintah kecamatan, kelurahan, hingga tingkat desa.
Kemeriahan acara semakin lengkap dengan kehadiran sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ir. H. Ridwan Bae; Anggota DPD RI, La Ode Umar Bonte dan Waode Rabia Aldawiah Ridwan serta praktisi hukum, Dr. Abdul Rahman.
Dalam sambutannya, Bupati Muna, Drs. H. Bachrun, menegaskan bahwa gerakan makan jagung ini bukan sekedar agenda seremonial belaka. Ia mengajak masyarakat menjadikan konsumsi pangan lokal sebagai budaya yang harus terus dilestarikan.
“Jagung adalah identitas masyarakat Muna yang memiliki nilai historis, budaya, dan manfaat kesehatan yang tinggi. Melalui gerakan ini, kita membangkitkan kembali kebanggaan terhadap pangan lokal. Dengan mengonsumsi hasil tani sendiri, kita secara langsung turut meningkatkan perekonomian petani dan memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujar Bachrun.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kekayaan kuliner lokal, sepanjang jalur kegiatan, panitia menyediakan ratusan dulang berisi aneka olahan berbahan dasar jagung yang disajikan oleh pemerintah desa, kelurahan, organisasi, hingga kelompok masyarakat.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ir. H. Ridwan Bae, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Pemerintah Kabupaten Muna. Ia menilai langkah ini sangat strategis dan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya mengembangkan potensi pangan lokal sebagai kekuatan ekonomi kerakyatan.
Kegiatan jalan sehat berlangsung dengan penuh antusiasme. Ribuan peserta menempuh rute yang telah ditentukan sebelum akhirnya berkumpul di titik pusat acara untuk menikmati sajian olahan jagung bersama para tokoh dan masyarakat, yang dilanjutkan dengan rangkaian hiburan serta pembagian hadiah menarik bagi peserta.






