KIATNEWS : MUNA – Geografi kepulauan di wilayah utara Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, menyajikan tantangan tersendiri dalam akses layanan kesehatan. Di Kecamatan Towea, masyarakat harus menantang gelombang laut untuk sekadar mendapatkan akses pengobatan.
Kondisi ini menjadi hambatan nyata, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.
Menjawab tantangan tersebut, UPTD Puskesmas Towea di bawah naungan Dinas Kesehatan Kabupaten Muna, meluncurkan inovasi strategis: HOMECARE – PUSKESMAS TOWEA, sebuah layanan kesehatan jemput bola yang membawa standar medis langsung ke depan pintu rumah warga.
“Kami mengibaratkan ini sebagai PUSKESMAS TERAPUNG. Maknanya bukan terletak pada fisik bangunan di atas air, melainkan pada semangat pelayanan kami yang terus bergerak menembus batas pulau, mendatangi rumah warga yang membutuhkan dengan dedikasi penuh,” ujar dr. Ruth Damayanti pada Selasa, 6 Oktober 2026.
Lebih dari Sekadar Kunjungan Medis Dokter Ruth menjelaskan bahwa LAYANAN HOMECARE ini dirancang khusus bagi pasien yang memiliki keterbatasan mobilitas, baik karena sakit berat, faktor usia, kondisi disabilitas, maupun tantangan geografis yang memisahkan mereka dari fasilitas kesehatan utama.
Adapun cakupan layanan Homecare Puskesmas Towea meliputi:
1. Pemeriksaan Kesehatan di Rumah
Pemeriksaan umum untuk lansia, balita, dan pasien dengan keterbatasan mobilitas.
2. Perawatan Luka
Perawatan luka kronis, luka diabetes, luka pasca operasi di rumah dengan standar steril.
3. Pendampingan Lansia & Disabilitas
Memastikan lansia dan penyandang disabilitas tetap mendapatkan hak kesehatan yang layak.
4. Konsultasi Obat
Edukasi minum obat yang benar dan pemantauan kepatuhan minum obat.
5. Cek Tekanan Darah & Gula Darah
Deteksi dini hipertensi dan diabetes, penyakit yang banyak ditemukan di wilayah kepulauan.
Kata dr. Ruth, komitmen untuk keadilan kesehatan seluruh rangkaian layanan ini diberikan secara GRATIS bagi warga di wilayah kerja Puskesmas Towea. Untuk menjaga kualitas pelayanan agar tetap tertib dan tepat sasaran, sistem layanan dilakukan berdasarkan jadwal dan janji temu yang telah disepakati.
“Inisiatif ini merupakan perwujudan nyata dari komitmen Puskesmas Towea untuk senantiasa melayani dengan tulus, peduli, dan professional,”jelasnya.
Cara pendaftaran, lanjutnya, dapat dilakukan dengan menghubungi layanan pelanggan Puskesmas Towea minimal H-3 sebelum jadwal kunjungan ke lapangan agar masyarakat bisa mempersiapkan waktunya.
“Jadwal khusus yang kami infokan ke pada para kader H-3 sebelum turun lapangan. Jadi masyarakat dapat mempersiapkan waktunya, apalagi mereka kan nelayan, jadi sebisanya hari itu tidak dulu melaut. Tapi jika terjadi yang sifatnya emergency maka kita lakukan koordinasi dengan perawat dan bidan desa sehingga mereka bisa konsultasi dengan dokter melalui via handphone. Pasien emergency ini kita lakukan pelayanan selama 24 jam dan itu tidak ada jadwal khusus,”pungkasnya.
Adapun untuk layanan dapat dilakukan melalui saluran berikut:
WhatsApp: +62 823-4533-3447
Jam Layanan: Senin – Sabtu | Pukul 08.00 – 15.00 WITA
Lautan dan jarak geografis mungkin menjadi tantangan alamiah di Kecamatan Towea, namun bagi UPTD Puskesmas Towea, hal tersebut bukanlah penghalang. Melalui program Homecare, Puskesmas Towea menegaskan bahwa hak atas kesehatan adalah milik setiap individu, tanpa terkecuali, hingga ke pelosok rumah yang paling terpencil di pulau terluar.






