Sinergitas TNI-Polri dan Damkar Kendari Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Nanga-Nanga

ersonel Babinsa Kodim 1417/Kendari bersama jajaran Polsek Baruga, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), serta masyarakat setempat bergerak cepat memadamkan kobaran api yang membakar lahan di Jalan Poros Nanga-Nanga/Foto:Ist

KIATNEWS : KENDARI – Sinergitas antarinstansi di Kota Kendari kembali teruji dalam upaya penanganan bencana. Personel Babinsa Kodim 1417/Kendari, jajaran Polsek Baruga, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari, serta masyarakat setempat bergerak cepat memadamkan kebakaran lahan yang terjadi di Jalan Poros Nanga-Nanga, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, pada Minggu 6 September 2026.

Kebakaran yang melanda area semak belukar tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran akan merambat ke permukiman warga. Namun, berkat koordinasi yang sigap, petugas gabungan segera melokalisir titik api dengan mengerahkan armada pemadam kebakaran.

Dandim 1417/Kendari, Kolonel Arm Danny A.P. Girsang, S.Sos., M.Han., menyatakan bahwa respons cepat ini merupakan implementasi dari kesiapsiagaan seluruh elemen dalam menghadapi potensi kebakaran lahan yang kerap terjadi di musim kemarau.

Bacaan Lainnya

“Aksi ini adalah bentuk nyata sinergitas antarinstansi dalam merespons potensi bencana di wilayah hukum Kendari. Saya sangat mengapresiasi kebersamaan seluruh pihak—baik dari TNI, Polri, Damkar, maupun masyarakat—yang telah bahu-membahu di lapangan sehingga api berhasil dipadamkan dengan cepat dan aman sebelum meluas,” ujar Kolonel Arm Danny A.P. Girsang.

Dalam operasi pemadaman tersebut, logistik dan sarana prasarana dikerahkan secara maksimal. Salah satu upaya krusial adalah pelibatan truk tangki air milik Kodim 1417/Kendari yang diterjunkan langsung ke lokasi untuk menyuplai air secara intensif, mengingat sulitnya jangkauan sumber air di area semak belukar tersebut.

Setelah api dinyatakan padam sepenuhnya, personel gabungan tidak langsung meninggalkan lokasi. Mereka tetap melaksanakan pemantauan (siaga) di area sekitar untuk memastikan tidak ada lagi sisa bara api atau titik api baru (hotspot) yang berpotensi menyulut kembali kebakaran.

Pihak aparat keamanan mengimbau kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Baruga dan sekitarnya untuk lebih waspada dan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan atau membuang puntung rokok sembarangan, mengingat kondisi cuaca kering saat ini sangat rentan memicu kebakaran.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *