Tempuh Jalur Persuasif Empat Kali, Pemkab Wakatobi Siap Ambil Langkah Tegas Terkait Proyek Jalan Dete-Huntete

Pemkab Wakatobi bakal mengambil langkah tegas pasca empat kali melakukan jalur persuasif dalam rangka pembangunan Rekontruksi Jalan Dete - Wisata Huntete/Foto: Syaiful/KIATNEWS

KIATNEWS : WAKATOBI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi menyatakan sikap tegas untuk melanjutkan proyek rekonstruksi Jalan Dete–Wisata Huntete. Keputusan ini diambil setelah upaya persuasif yang dilakukan sebanyak empat kali terhadap warga yang menghambat proyek tersebut belum membuahkan hasil.

Tindakan tegas tersebut dinilai perlu lantaran seluruh prosedur pengerjaan mulai dari perencanaan berkonsep bottom-up hingga tahap pelaksanaan sudah sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Kepala Dinas PUPR Wakatobi, Aswiadi, menegaskan bahwa pihak pemda sebenarnya telah memberikan jawaban konkret atas seluruh kekhawatiran warga terdampak. Namun, sebagian kecil masyarakat masih terus memprotes hingga nekat memagar jalur jalan yang tengah dikerjakan.

Bacaan Lainnya

“Yang mereka khawatirkan adalah hewan ternak mereka, serta potensi pencurian kayu dan pasir setelah akses jalan terbuka. Solusi yang kami tawarkan mencakup pembuatan pagar dan sumur bor untuk ternak. Untuk kekhawatiran pencurian, kami siapkan pos penjagaan yang diisi oleh warga setempat dengan gaji dari pemda. Keluhan soal penerangan pun kami jawab dengan menyediakan lampu jalan,” ujar Aswiadi, Jumat (4/9/2026).

Selain itu, Pemda Wakatobi juga telah merespons tuntutan warga terkait pembangunan jalan Desa Kulati–Wisata Huntete. Pemda berjanji akan merealisasikannya tepat setelah rekonstruksi Jalan Dete–Wisata Huntete rampung dikerjakan.

Aswiadi menambahkan, tindakan tegas terpaksa diambil jika mediasi tetap menemui jalan buntu. Pasalnya, proyek ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dari Pemerintah Pusat. Kegagalan pengerjaan proyek ini dipastikan bakal berdampak luas terhadap iklim pembangunan dan penganggaran di seluruh wilayah Wakatobi, baik saat ini maupun di masa mendatang.

Untuk diketahui, rekonstruksi Jalan Dete–Wisata Huntete yang memiliki total pagu anggaran sebesar Rp8,6 miliar tersebut dikerjakan oleh kontraktor CV Almuminun. Hingga saat ini, pengerjaan fisik di lapangan baru mencapai sekitar 800 meter.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *