KIATNEWS : MUNA – Suasana pagi di Sarana Olahraga (SOR) Laode Pandu, Raha, mendadak dipenuhi kemeriahan pada Minggu (3/5/2026). Warga dari berbagai kalangan tampak antusias mengantre untuk menaklukkan serangkaian tantangan olahraga yang digelar oleh Persatuan Tenis Meja (PTM) Wamelai Raha.
Sejak pukul 06.00 WITA, antrean panjang telah terlihat di meja pendaftaran. Tidak hanya kaum pria, anak-anak, remaja, hingga kaum ibu pun turut serta mencoba peruntungan dalam berbagai kategori tantangan ketangkasan yang disiapkan oleh panitia.
Untuk menambah daya tarik, panitia menyajikan empat level tantangan dengan hadiah menarik bagi warga yang berhasil menuntaskannya, diantaranya :
1. Fun Challenge, Peserta diminta memasukkan bola pingpong ke dalam gelas dengan lima kali kesempatan. Hadiah, Rp20.000.
2. Sniper Challenge, Peserta harus memukul bola hingga menjatuhkan botol minuman kemasan yang telah disediakan. Hadiah, Rp50.000.
3. Devender Challenge, Peserta diuji untuk menerima servis dari atlet PTM Wamelai. Hadiah, Rp50.000.
4. Win Challenge, Tantangan puncak, yakni mengalahkan pemain PTM Wamelai dalam format game point lima. Hadiah, Rp100.000.
Ketua Panitia, Jumran, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekedar ajang pembagian hadiah semata. Menurutnya, misi utama dari acara ini adalah upaya memasyarakatkan olahraga tenis meja di Kabupaten Muna sekaligus menjaring bibit atlet baru.
“Kami ingin memperkenalkan kepada masyarakat luas bahwa Muna memiliki wadah komunitas tenis meja yang aktif, yakni PTM Wamelai yang bermarkas di Gedung Kesbangpol. Melalui kegiatan ini, kami ingin memasyarakatkan olahraga tenis meja agar tidak terkesan eksklusif,” ujar Jum di sela-sela kegiatan.
Senada dengan itu, Ketua PTM Wamelai Raha, Laode Keke, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. Ia berharap, pasca-kegiatan ini, warga tidak lagi canggung untuk datang dan bergabung berlatih bersama.
“Bagi masyarakat yang memiliki hobi atau sekedar penasaran dengan tenis meja, pintu kami selalu terbuka lebar. Kami rutin berlatih setiap hari Sabtu dan Minggu di Gedung Kesbangpol. Mari kita hidupkan budaya olahraga di Muna melalui tenis meja,” pungkas Laode Keke di dampingi sekretaris PTM Wamelai Raha, Abjan.
Antusiasme warga yang tinggi di SOR Laode Pandu ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan olahraga tenis meja di wilayah tersebut. PTM Wamelai berharap, inisiatif ini dapat terus berkelanjutan guna menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih sehat dan aktif secara fisik.






