KIATNEWS : MAGELANG – Ketua DPRD Kabupaten Konawe, I Made Asmaya mengikuti retret nasional yang digelar di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah.
Kegiatan retret yang dikhususkan untuk unsur pimpinan lembaga legislatif ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas kepemimpinan daerah.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) melalui Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan.

Retret yang berlangsung selama lima hari, mulai 15 hingga 19 April 2026 ini, diikuti oleh para Ketua DPRD provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia. Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat peran dan kapasitas pimpinan legislatif dalam mendukung pembangunan daerah.
Pelaksanaan program ini juga mengacu pada sejumlah regulasi, di antaranya Peraturan Gubernur Lemhannas RI Nomor 19 Tahun 2022, Peraturan Gubernur Lemhannas RI Nomor 01 Tahun 2026, serta Surat Menteri Keuangan terkait pengesahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2026.
Dalam keterangannya, I Made Asmaya menegaskan bahwa kegiatan retret ini merupakan agenda resmi berskala nasional yang diikuti seluruh Ketua DPRD di Indonesia.

“Untuk kegiatan retret ini, semua Ketua DPRD se-Indonesia mengikutinya, dan pada hari ini telah resmi dibuka serta akan dilanjutkan dengan beberapa agenda inti lainnya,” ujar I Made Asmaya, Rabu 15 April 2026.
Ia juga menekankan bahwa secara substansi, kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam memperkuat kualitas kepemimpinan, khususnya dalam konteks penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat wawasan kebangsaan, integritas, dan disiplin. Selain itu, juga membangun solidaritas antar sesama pimpinan legislatif guna mempercepat pembangunan daerah,” jelasnya.
Melalui keikutsertaan dalam retret ini, diharapkan para pimpinan DPRD, termasuk dari Kabupaten Konawe, dapat semakin meningkatkan kapasitas kepemimpinan, memperkuat sinergi antar daerah, serta mampu menghadirkan kebijakan yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (Adv)







